Wah,Bulan Planet Saturnus Mungkin Bisa Dihuni

url img

Permukaan Enceladus, salah satu bulan Saturnus, kelabu membeku. Suhunya mencapai -201 derajat Celsius. Sepertinya tidak ada apa-apa. Namun ternyata di bawah lautan Enceladus muncul reaksi kimiawi mirip di lubang-lubang hidrotermal di laut di bumi—yang menyokong bentuk kehidupan mikroba.
Temuan tersebut didapatkan para peneliti dari Southwest Research Institute (SwRI) di San Antonio, Amerika Serikat, setelah menganalisis data dari wahana nirawak Cassini yang melakukan manuver ke dalam semburan geiser Enceladus pada Oktober 2015. Saat itu Cassini terjun hingga berjarak 49 kilometer dari permukaan Enceladus.
Cassini merupakan wahana dalam salah satu proyek ekspedisi paling ambisius yang dilakukan tiga badan antariksa dari Amerika Serikat, Eropa, dan Italia. Wahana yang diluncurkan pada 1997 dan khusus untuk meneliti Saturnus ini mencapai orbit planet itu tujuh tahun berikutnya. Karena krisis bahan bakar, Cassini akan diterjunkan masuk ke atmosfer Saturnus yang mengandung hidrogen-helium tersebut pada akhir April nanti.
Adapun Enceladus merupakan satu dari 62 bulan atau satelit yang mengelilingi Saturnus. Bulan yang berdiameter 504 kilometer—yang menjadi bulan terbesar keenam—itu tampak putih berkilat karena lapisan esnya memantulkan lebih banyak cahaya matahari.
Bulan ini sejak 2005 telah memikat para peneliti. Musababnya, kala itu, untuk pertama kalinya Cassini mendeteksi keberadaan geiser yang menyemburkan air es.
Nah, penemuan kali ini kian memperkuat dugaan adanya sumber energi potensial yang bisa dipakai oleh organisme sederhana. Dengan menggunakan data yang didapatkan dari instrumen Ion dan Neutral Mass Spectrometer (INMS) milik Cassini, tim SwRI yang dipimpin Hunter Waite mendapatkan hasil bahwa proporsi hidrogen mencapai 1,4 persen dari volume semburan geiser. Sedangkan kadar karbon dioksida mencapai 0,8 persen.
Menurut Waite, seperti yang ditulis dalam laporan di jurnalSciencepada Kamis pekan lalu, molekul hidrogen dihasilkan terus-menerus akibat reaksi air dan batuan panas di inti Enceladus. Partikel-partikel ini menyebar di atmosfer lewat semburan geiser melalui sejumlah rekahan di kutub selatan Enceladus.
Laporan mereka juga menyebutkan bahwa lapisan es dan laut Enceladus tak bisa menampung hidrogen dalam waktu lama. Pelepasan hidrogen dari air es juga tak sebanding dengan volume dalam semburan geiser.
Reaksi kimia dari semburan geiser Enceladus mirip yang terjadi di sekitar lubang-lubang hidrotermal di laut di bumi. Alih-alih menggunakan cahaya matahari, populasi jasad renik di ekosistem lubang hidrotermal tersebut menggunakan energi kimia untuk hidup.
Jeffrey Seewald, peneliti dari Woods Hole Oceanographic Institution di Massachusetts, menyebutkan kondisi kimiawi di lautan Enceladus bisa menyediakan energi untuk menyokong kehidupan.
Sejumlah mikroba menggunakan cara metabolisme primitif di lingkungan ekstrem dengan mengolah karbon dioksida dan hidrogen. “Mereka membuat metana dalam proses yang dikenal sebagai metanogensis,” kata Seewald seperti ditulisSpace.
Hasil studi hidrotermal ini memperkuat studi lain pada 2016 yang menyebutkan bahwa butiran silika halus yang terdeteksi Cassini hanya bisa dihasilkan oleh air panas di kedalaman satelit tersebut. “Hasil studi ini tampaknya cocok satu sama lain,” kata Chris Glein, peneliti dari SwRI.
Keberadaan hidrogen dan karbon dioksida, menurut Glein, menunjukkan adanya potensi besar energi kimia di lautan Enceladus. Namun Glein menyatakan hasil studi ini bukan untuk memastikan adanya kehidupan di Enceladus.
“Kondisi ini meningkatkan peluang bulan itu bisa dihuni, tapi bukan berarti Enceladus memiliki bentuk kehidupan sendiri,” kata Glein. “Perlu banyak data lagi untuk menjawab pertanyaan tersebut.”

Asal-usul Bra

url img

Hal ini berlanjut hingga 1970-аn di mana protes atas ikon-ikon yang dianggap mengekang perempuan dipertanyakan oleh kaum feminis. Germaine Greer, salah seorang feminis intelektual, menyatakan bahwa, “Bra adalah sebuah ciptaan yang menggelikan.”
Sebagai dukungan atas pemikiran itu, banyak perempuan memutuskan untuk tak lagi mengenakan bra. Sedikit banyak hal ini cukup memukul industri bra. Ida Rosenthal, sang industrialis pakaian dalam, hanya menjawab dengan santai, “Kita adalah sebuah demokrasi. Sah-sah saja kalau orang berpakaian atau telanjang. Tapi setelah usia 35, bentuk tubuh perempuan tak mendukungnya untuk tidak mengenakan bra. Waktu berpihak kepada saya.” Belakangan kata-kata Ida itu terbukti ada benarnya.
Meski sempat mengalami hambatan, industri bra terus berkembang. Apalagi ketika Madonna mengenakan sebuah kostum bra yang meruncing di bagian dada. Kostum itu dibuatkan khusus oleh perancang Prancis Jean-Paul Gaultier untuk tur Blonde Ambition pada 1990.
Pada awal abad ke-19, menutup dada belum jadi kelaziman di Indonesia. Kebiasaan mengenakan kutang diperkenalkan Belanda. dalam novelnya, Pangeran diponegoro, Remy Sylado menjelaskan asal-muasal istilah kutang.
Saat itu, dalam proyek pembangunan jalan raya pos Anyer-Panarukan, Belanda mempekerjakan budak perempuan dan laki-laki. don Lopez, seorang pejabat Belanda, melihat budak perempuan bertelanjang dada. dia kemudian memotong secarik kain putih dan memberikannya kepada salah seorang di antara mereka sembari berkata dalam bahasa Prancis: “tutup bagian yang berharga (coutant) itu.” Berkali-kali dia mengatakan “coutant.. coutant” yang kemudian terdengar sebagai kutang oleh para pekerja.
Di berbagai negara bra/BHdisebutdengan cara berbeda-beda.di Prancis penahandada itudisebut soutien-gorge (penopang tenggorokan),di Spanyol sujetar (menopang).di Jerman bustenhalter,di Swedia bysthallare,dandi Belanda bustehouder–semuanya berarti penopangdada. Sementaradalam bahasa Esperanto (Rusia) bradisebut mamzono yang artinya sabukdada.

Bola Transparan Pertama di Dunia

url img

Bola ini terintegrasi dengan sistem deteksi interaktif yang berkomunikasi secara nirkabel melalui GPS / RFID dengan pusat kontrol di stadion mengubah warna untuk menampilkan permainan situasi kritis, seperti tujuan, offside, menendang kekuatan, kecepatan bola, memberikan transparansi dalam keputusan-keputusan seperti ‘tangan Tuhan’ dan yang lebih baru kontroversial Thierry Henry handball gol melawan Irlandia dan juga bisa terpantau jika bola ini melewati garis gawang atau di luar lapangan permainan.

url img
url img
url img

Struktur Prinsip fungsional ‘CTRUS ‘ didasarkan pada sifat mekanik dari material, yaitu struktur batin (skelle-inti) dan luar tertanam net-shell, yang diperkuat elastomer untuk membuatnya lebih fleksibel dibandingkan dengan sepak bola biasa.Diklaim sebagai bola transparan pertama di dunia.

Menteri Susi Muncul di Komik Jepang,Ini Responnya

url img

Para netizen dibuat terkejut saat mengetahui sosok Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti hadir dalam manga atau komikbuatan Jepang. Sosok Menteri asal Pangandaran itu masuk di salah satu edisi manga bertajuk Golgo 13.
Saat tahu dirinya dimunculkan dalam manga tersebut, Menteri Susi mengaku ingin bertemu dengan sang komikus. Komikus yang melahirkan karakter bernama Supi itu adalah Takao Saito, pria kelahiran 3 November 1936 yang tinggal di wilayah Wakayama.
Menteri Susi pun berencana bertemu sang komikus pada Agustus mendatang jika kembali lagi ke Jepang. “Berapa lama ya dari Tokyo ke Wakayama, saya mau ketemu Komikus itu kalau bisa,” kata Menteri Susi kepadaTribunnews, Sabtu (15/4).
Padahal sebelumnya Menteri Susi sempat mengira dirinya akan di-bully dengan komik itu. Namun, setelah dijelaskan Menteri Susi pun mengaku bangga bahkan ingin membeli komik tersebut.

“Ahhh sekarang baru ngerti isinya apa. Tadinya sy pikir wahh dibully lagi nih. Tapi ternyata isinya ok bangga indonesia,” tulis Menteri Susi dalam Twitter resminya. Tak heran jika netizen kembali memberi pujian selangit untuk Menteri Susi.
Sementara itu, dalam komik diceritakan tentang tokoh pemerintah yang tegas dengan keinginannya menenggelamkan kapal-kapal ilegal yang masuk teritori wilayahnya. Rupanya tokoh bernama Supi itu benar-benar mirip dengan Menteri Susi.

AS Tewaskan 90 Militan ISIS

url img

Amerika Serikat (AS) tampaknya serius dengan janjinya untuk memerangi ISIS. Baru-baru ini militer Negeri Paman Sam itu menjatuhkan Massive Ordnance Air Blast Bomb atau MOAB “induk segala bom” ke Afghanistan.
Gubernur Provinsi Nangarhar, Ismail Shinwary mengatakan jika serangan AS itu berhasil menumpas banyak militan ISIS. Setidaknya ada sekitar 90 pasukan teroris itu yang tewas.
Sebelumnya pejabat AS juga telah mengkonfirmasi jika sebuah jaringan teroris milik ISIS hancur akibat bom tersebut. “Mereka telah menciptakan bunker, terowongan dan bidang tambang yang luas. Kami menggunakan senjata ini demi mengurangi hal tersebut sehingga kami bisa melakukan serangan di Nangarhar selatan,” ujar komandan militer AS, Gen John Nicholson.
Lebih lanjut Gubernur Nangarhar mengatakan, tidak ada korban warga sipil dalam serangan bom ini. Namun ada laporan yang menyebutkan jika satu rumah penduduk di kawasan tersebut ikut hancur.
Sementara itu, selain di Afghanistan AS juga melakukan serangan terhadap pasukan ISIS di negara lainnya. Salah satunya seperti yang dilakukan di Suriah.

Tahun Ini,Mobil Terbang Bisa Dipesan

url img

Mobil terbang siap produksi pertama akan diungkap dalam satu minggu ke depan. Perusahaan teknik asal Slowakia, AeroMobi,l meluncurkan prototipe mobil terbang di 2014, tapi tidak tersedia secara komersial pada saat itu.
Perusahaan itu baru-baru ini mengumumkan bahwa model terbaru akan tersedia untuk preorder tahun ini, meskipun belum menyebutkan harga.
Model baru ini belum diungkap, tapi akan menjalani debut di Top Marques Monaco, yang dikenal sebagai pameran supercar paling eksklusif di dunia, pada 20 April, sebagaimana dikutipLivescience, Rabu 12 April 2017.

Menurut AeroMobil, kendaraan generasi mendatang ini berfungsi penuh baik sebagai mobil roda empat dan pesawat terbang. Mobil terbang ini juga sadar lingkungan karena bermesin hybrid, kata perwakilan perusahaan.
“AeroMobil bertujuan untuk membuat transportasi personal jauh lebih efisien dan ramah lingkungan dengan memungkinkan perjalanan dari pintu-ke-pintu lebih cepat untuk jarak menengah dan di daerah dengan infrastruktur jalan yang terbatas,” kata perwakilan AeroMobil dalam sebuah pernyataan.
Mobil terbang ini dibangun sesuai dengan kerangka peraturan yang ada untuk mobil dan pesawat terbang, yang berarti ada kemungkinan bahwa pemilik di masa depan akan membutuhkan SIM dan lisensi pilot untuk mengoperasikan kendaraan ini, menurut laporanThe Sun.
AeroMobil baru-baru ini mendapatkan pendanaan US$ 3,2 juta (Rp 42,5 miliar) menyusul keberhasilan pengembangan dan pengujian desain kendaraan itu, menurut laporanTechCrunch. Perusahaan ini mengumumkan bahwa pendanaan baru akan membantu mendukung produksi mobil terbang ini.
“Investasi baru akan memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan dan menampilkan model fisik,” ujar Juraj Vaculík, co-founder dan CEO Aero Mobil, dalam sebuah pernyataan.