Siapa Sebenarnya Peretas Yang Mengguncang Amerika?

url img

Kabar peretasan masih melekat kepada Presiden Donald Trump. Ia dituding bekerja sama denganhackeratau peretas Rusia untuk menyabotase pemilu Amerika. Apakah kabar tersebut benar atau sekadar konspirasi politik untuk menjatuhkan Trump? Dan apakahhackerRusia benar ada?
”Peretas Rusia hanyalah ‘makhluk mitos’,” kata Alexei Lukatsky, konsultan keamanan bisnis dari Cisco Systems, seperti dikutip dariRussia Beyond the Headlines.
Menurut dia, pihak keamanan Barat menggunakan label “Rusia” untuk menggambarkan peretas yang berasal dari Ukraina, Belarusia, Kazahkstan, Latvia, Lithuania, dan Estonia (negara-negara yang pernah bergabung dengan Uni Soviet) sebagai hacker Rusia.

Wakil Presiden InfoWatch, Rustem Khairetdinov, bahkan percaya warga Amerika pun bisa diklasifikasikan sebagai peretas Rusia. “Siapa pun yang memiliki gelar matematika dari negara-negara Soviet,” ujar dia.
Mereka berdua sepakat bahwa peretas Rusia memiliki ciri khas dalam penggunaan sistem matematika untuk membangun sebuah program komputer. Ibaratnya, mereka memiliki tanda tangannya sendiri, sementara para peretas dari Amerika memakai cara umum.
Lukatsky mengatakanhackerRusia biasanya mencari solusi yang tidak biasa untuk menyelesaikan tugas standar. Khairetdinov menambahkan, level matematika mereka di atas rata-rata negara seperti Korea, Israel, dan Cina.

Selama ini, gaya meretas Rusia dianggap unik. Sebab, mereka belajar dengan sumber daya teknologi yang kurang, tapi dituntut mencapai target tertinggi di tengah kekurangan tersebut. Hanya saja, gaya seperti ini tampaknya telah diadaptasi di banyak negara.
Menurut InfoWacth, perusahaan keamanan yang berbasis di Rusia, puluhan ribu peretas yang disebuthackerRusia ini aktif di dunia maya. Puluhan lusin di antaranya merupakanwhite hacker, yang bekerja untuk hal-hal yang positif, seperti membantu sebuah perusahaan teknologi menemukan kelemahan.
Black hackerbekerja sebaliknya. “Mencari uang memakai kejahatan digital dan tidak tinggal di suatu tempat terlalu lama,” ujar Khairetdinov. Informasi mengenai nama asli, jenis kelamin, umur, dan pendidikan tidak akan terbongkar hingga mereka tertangkap.

Peretas hitam memiliki banyak motif, antara lain mencuri uang dari rekening bank atau mencari lubang kelemahan sebuah perangkat lunak (software) sebuah perusahaan dan menjual informasi ini kepada perusahaan lain. Namun, menurut Lukatsky, Amerika tampaknya menyamaratakan semua peretas.
“Mereka menuding peretas akan melakukan apa pun yang diperintahkan Kremlin selama itu terkait dengan Amerika,” ujar Lukatsky.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s