Musim Hujan,Lakukan Hal ini Agar Tidak Sakit

url img

Beberapa hari ini cuaca nggak menentu. Pagi cerah, siang memanas, sore mendung dan malamnya hujan. Meski masuk musim penghujan, cuaca nggak stabil mendingin saja. Bahkan beberapa saat terasa matahari bersinar sangat terang.

Bila nggak menjaga kesehatan, tubuh kamu akan sangat rentan terserang penyakit. Belum lagi beberapa kebiasaan yang kamu anggap benar ketika musim nggak menentu begini. Berikut hal-hal yang perlu kamu hindari agar nggak mudah terserang penyakit:

Gunakan Penyedot Hidung Sebelum Keluar Rumah

Di musim yang dingin, hidungmu terasa lebih sempit dari biasanya. Karena itu kamu merasa hidungmu tersumbat dan nggak enak di daerah hidung. Biasanya kamu inisiatif mengenakan penyedot hidung agar terasa lebih segar. Namun rupanya hal itu nggak benar.

Jika mengenakan penyedot hidung, selaput lendir nggak akan dapat membantumu menangani mikroorganisme atau menghangatkan udara dingin yang kamu hirup. Lebih baik cobalah menghirup secara perlahan sebelum kamu pergi ke luar.
Pernapasan mulut terjadi saat menghirup dan menghembuskan napas melalui mulut dan bukan melalui hidung. Sekalipun hal ini lebih umum terjadi pada orang di malam hari tapi ada beberapa orang yang telah terbiasa bernapas melalui mulut pada siang hari juga. Penyebab umum dari pernapasan mulut antara lain karena alergi, kelainan anatomi seperti pembesaran amandel dan kelenjar gondok, penyumbatan pada sinus atau hidung dari polip, menyimpangnya septum atau infeksi.
Jika bernafas melalui mulut pada malam hari, bisa jadi terkait gejala apnea.

Pernapasan mulut mungkin hanya bersifat sementara. Kamu harus segera memperbaiki pola pernapasan dengan kembali bernapas melalui hidung. Konsultasikan masalah yang menganggu pernapasan kamu ke dokter.
Pernapasan mulut sebenarnya nggak berbahaya tapi jika kebiasaan tersebut telah kronis akan memiliki efek negatif. Ketika bernapas melalui hidung, udara akan melewati selaput lendir dan sinus, yang akan menghasilkan oksida nitrat untuk membantu fungsi otot polos tubuh pada jantung dan pembuluh darah.

Ketika musim penghujan dan terasa lebih berangin, kamu telah siap dengan masker. Kamu merasa hal itu akan membuat pernapasan lebih baik. Seenggaknya kamu beranggapan masker dapat menyaring bakteri dalam udara dingin. Namun ternyata anggapan kamu salah.

Dalam cuaca dingin, uap air yang dihirup keluar ketika menghembuskan napas bisa berubah menjadi es jika jatuh langsung ke bahan syal. Udara yang kemudian melewati syal terasa lebih dingin daripada nggak ada penghambatnya. Hal ini rupanya dapat menyebabkan sakit di bagian dada sehingga menyebabkan bronkitis dan mengiritasi kulit.
Jika benar-benar perlu, kamu dapat menutupi wajah tapi jangan menutup hidung.
Badan yang nggak enak badan memang bukan alasan kamu beristirahat. Untuk kamu yang nggak cuma pengen beristirahat aja, keluar rumah pun membutuhkan persiapan lebih. Pakailah baju yang tebal namun masih membuatmu nyaman agar ketika menggigil kulitmu nggak merasa panas.

Jangan terlalu memaksakan diri beraktivitas di luar. Ketika merasa parah, masuklah ke dalam kafe dan pesan minuman hangat. Ruangan akan membuat tubuhmu lebih stabil.
Menggunakan pakaian yang ketat hanya menjadi bencana buatmu di musim dingin. Sebab udara dingin akan membuat kamu makin menggigil. Udara di dalam pakaian ketat nggak bergeming.
Berbeda ketika kamu mengenakan pakaian yang longgar. Pakaian itu memliki layer yang bisa membuat udara menghangatkan tubuhmu. Itulah mengapa jaket tebal sangat dibutuhkan karena memiliki “rongga” untuk aliran udara.
Ketika udara di luar terasa dingin, banyak orang menyarankan untuk mengonsumsi minuman panas.
Agar masih ada rasanya, kamu memilih teh panas untuk menemani dirimu. Teh panas meningkatkan sirkulasi darah dan mekanisme pertahanan tubuhmu. Namun rupanya teh panas juga dapat membuat pembuluh darah berkembang.

Pembuluh yang berkembang bisa membuat dirimu kehilangan banyak rasa hangat di dalam tubuh. Minuman panas itu memang berkhasiat menghangatkan tubuhmu. Namun hal itu cepat menguap. Ada baiknya kamu mengonsumsi air hangat saja. Karena minuman itu lebih stabil pada tubuhmu.
Udara yang dingin memang membuat perutmu mudah merasa lapar. Agar merasa hangat, kamu membutuhkan energi agar tubuh bisa secara cepat menghangatkan diri. Kamu membutuhkan makanan yang bisa kamu lahap dengan cepat.
Proses itu bisa segera dijawab otak sehingga makanan yang kamu makan bisa memproduksi energi hangat. Agar bisa segera memproduksi energi, seenggaknya kamu menyediakan camilan dan teh hangat. Camilan bisa membuat perut mencerna dengan cepat sesuai dengan kebutuhan di udara dingin.

Entah itu musim kemarau atau penghujan, diusahakan wajah tetap maksimal. Untuk itu perawatan tetap berlanjut apapun kondisinya. Namun kamu perlu memperhatikan karakter musim. Sebab musim penghujan nggak lebih berbahaya berkaitan dengan kulitmu.
Meski masih bersinggungan dengan air, musim penghujan juga nggak kalah berbahaya dan disepelekan begitu saja. Ketika mengaplikasikan krim di wajah, bisa jadi 30 menit kemudian krim itu akan menguap. Hasilnya kondisi itu bisa membahayakan kulitmu.

Bila masih keukuh menggunakan krim, ada baiknya kamu menunggu hingga 30 menit. Durasi itu menandakan wajahmu siap menhadapi udara dingin. Nggak hanya untuk wajah, krim ini bisa saja pelembap untuk kulit di seluruh tubuhmu. Kamu juga harus menaruh perhatian untuk krim berbasis air.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s