Remaja Penderita Kanker Minta di Awetkan Agar Bisa Hidup Kembali

url img

Menjalani pembekuan tubuh dengan harapan akhirnya datang kembali ke kehidupan mungkin terdengar konyol. Namun ternyata ada yang melakukannya, tak peduli seberapa kecil peluang kesuksesan pengawetan itu.

Seorang remaja pasien kanker 14 tahun di Inggris memilih melakukan hal ini. Meskipun menghadapi biaya dan kontroversi teknik perpanjangan hidup yang belum terbukti, seorang hakim Inggris memberikan izin kepada gadis muda itu, yang meninggal pada bulan Oktober, untuk menjalani pembekuan cryogenic.

Keputusan tersebut dianggap bisa mengatur pengawetan cryopada masa depan, tapi kasus itu tidak semata-mata tentangcryonics. Ini tentang siapa yang memutuskan apa yang terjadi pada tubuh anak setelah dia mati.

Anak-anak di Inggris (serta di Amerika Serikat dan sebagian besar Eropa) tidak diperbolehkan membuat surat wasiat hukum sampai mereka berusia 18 tahun. Sampai saat itu, orang tua harus memutuskan apa yang mesti dilakukan dengan jasad anak mereka. Pilihan utamanya adalah penguburan atau kremasi.

Namun, ketika seseorang ingin diawetkan secara cryogenic, orang tua mungkin memiliki beberapa syarat.
Tidak ada ilmu pengetahuan solid yang menunjukkan bahwa kita dapat membekukan seseorang dan meremajakan mereka suatu saat nanti. Mungkin suatu hari nanti ilmuwan bisa mengatasi hambatan itu, tapi fancryonics dibatasi teknologi pembekuan saat ini.

Organ cenderung retak selama proses tersebut dan kekurangan oksigen sering merusak jaringan. Lalu, ada fakta, setelah dihidupkan kembali, Anda masih harus mengatasi penyakit yang menewaskan Anda.

Namun penggemar cryonics tidak hanya menyimpan gagasan bahwa menghidupkan kembali mayat beku suatu hari akan mungkin, tetapi pada pengembangan obat untuk berbagai penyakit juga.
Awal tahun ini ilmuwan mampu mempertahankan otak kelinci tanpa merusak struktur sel di dalamnya, tapi mereka harus menggunakan bahan kimia beracun untuk melakukannya. Fiksasi kimia mempertahankan semua struktur protein di dalam tubuh. Meskipun, ini tidak begitu berguna ketika Anda ingin menyimpan organ hidup.

Beberapa fans cryonics memilih untuk mengawetkan otak mereka saja dengan harapan bahwa suatu hari nanti bisa meng-upload pikiran mereka ke dalam komputer.
Remaja 14 tahun dalam kasus ini telah meneliti cryonics secara online dan merasa sangat kuat bahwa dia ingin diawetkan secara cryo sehingga dia menulis surat kepada pengadilan tentang hal itu. Ibunya mendukung, tapi ayahnya tidak. Tanpa persetujuan kedua orang tua, dia tidak bisa menindaklanjutinya.

Hakim yang memimpin kasus ini mengunjungi gadis muda tersebut di rumah sakit. Dia kemudian berpihak kepada ibu sang remaja.
Akhirnya, dengan persetujuan kedua orang tua dan kerja sama dari rumah sakit, kelompok relawan cryonics menyiapkan tubuhnya dan menyerahkannya ke Cryonics Institute di Michigan untuk melestarikannya lebih lanjut. Untuk biaya £ 37 ribu (Rp 614 juta), tubuh remaja itu kini tersimpan di suatu tempat di Amerika Serikat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s