Kisah Menyedihkan Para Tawanan Perampok Somalia

url img

Baru-baru ini sejumlah pelaut asal Asia yang disandera oleh perompak Somalia telah dibebaskan. Sebanyak 26 orang dilepaskan, empat diantaranya adalah warga negara Indonesia (WNI).
Selain Indonesia, para sandera itu banyak yang berasal dari Tiongkok, Filipina, Kamboja, Indonesia, Vietnam dan Taiwan. Mereka dipastikan dalam kondisi yang sehat.
Salah satu sandera, Pelaut Filipina Arnel Balbero sempat menceritakan penderitaannya selama disandera.

Para perompak tersebut ternyata hanya memberikan sedikit air dan membiarkan mereka kelaparan.
Bahkan demi bertahan hidup, para sandera ini terpaksa harus makan tikus. Akibat kondisi itu, mereka menjadi kurus kering hingga tampak seperti “mayat hidup”.
“Mereka hanya memberi kami sedikit air. Kami makan tikus. Ya, kami memasaknya di hutan.” ujar Balbero. “(Kami) memakan apa saja, apa saja. Anda lapar, Anda makan.”

Sementara itu, para sandera tersebut dilepaskan setelah membayar sejumlah tebusan. Pemerintah telah berkoordinasi dengan LSM internasional dan keluarga dalam upaya pembebasan tawanan ini.
Pada awalnya jumlah sandera yang ditahan oleh perompak Somalia berjumlah 29 orang. Namun beberapa diantaranya meninggal karena sakit termasuk satu WNI bernama Nasrin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s